Rabu, 25 September 2013

Operasi File dan Struktur Direktori Linux

Operasi File dan Struktur Direktori Linux

Pada postingan kali ini saya ingin membahas tentang operasi file dan struktur direktori pada linux. Detailnya saya akan membahas organisasi file, direktori standar, tipe file, property file, symbolic file dan lain sebagainya. Sepertinya banyak percobaan yang saya lakukan untuk memahami materi pada bab ini. Berikut penjelasan dan praktikumnya :
DIREKTORI
Melihat direktori HOME
Percobaan diatas adalah perintah$ pwd untuk menampilkan direktori tempat saat ini yang sedang bekerja. Pada hasil capture diatas menunjukkan bahwa direktori saat ini berada pada /home/erry_7411030035. Selain menggunakan perintah $ pwd kita juga dapat menggunakan perintah $ echo $HOME yang memiliki arti dan output yang sama.
Melihat direktori aktual dan parent direktori
Hasil capture selanjutnya yaitu seperti pada gambar diatas. Percobaan tersebut memberi kita pemahaman tentang bagaimana cara masuk dan keluar dari direktori. Caranya yaitu dengan menggunakan perintah $ cd .. untuk keluar dari direktori saat ini sedangkan perintah $ cd sendiri digunakan untuk masuk pada direktori user. Kita juga dapat masuk pada direktori tertentu dengan format perintah $ cd <nama direktori>.
Membuat satu direktori, lebih dari satu direktori atau sub direktori
Lanjut pada percobaan berikutnya. Hasil capture nya sih agak panjang jadi tampilanya seperti itu. Nah saya jelaskan, disini kita mencoba untuk membuat direktori dan sub direktori. Jika kita membuat beberapa direktori dan sub direktorinya yaitu sebagai contoh seperti ini $ mkdir A B C A/D A/E B/F A/D/A. Perintah itu membuat direktori A, B dan C beserta sub direktorinya.
Menghapus satu atau lebih direktori hanya dapat dilakukan pada direktori
kosong dan hanya dapat dihapus oleh pemiliknya kecuali bila diberikan ijin
aksesnya
Percobaan berikutnya yaitu mencoba untuk menghapus direktori. Disini kita mencoba menghapus direktori B dan ternyata ada pesan error karena direktori B tidak kosong. Untuk menghapus direktori melalui terminal harus kosong. Kita juga dapat menghapus beberapa direktori seperti contoh berikut $ rmdir B/F B.
Navigasi direktori dengan instruksi cd untuk pindah dari satu direktori ke
direktori lain.
Hasil capture diatas mencoba untuk pindah direktori manggunakan perintah $ cd. Banyak navigasi yang kita lakukan seperti masuk pada direktori yang ada pada direktori saat ini, masuk pada sub-sub direktori langsung dengan 1 kali perintah dan keluar direktori.

MANIPULASI FILE
Perintah cp untuk mengkopi file atau seluruh direktori
Sekarang kita berlanjut pada manupulasi file. Percobaan diatas ialah percobaan untuk memahami dalam mengkopi file atau seluruh direktori. Pada postingan saya sebelumnya telah membahas tentang mengkopi file. Nah disini kia ulangi dengan melibatkan direktori. Dengan perintah $ cp contoh contoh1 kita berarti melakukan mengkopi file contoh dengan nama baru yaitu contoh1 pada direktori saat ini. Perintah $ cp contoh A berarti mengkopi file contoh ke direktori A. Sedangkan ini $ cp contoh contoh1 A/D mengkopi file contoh dan contoh1 ke sub direktori D pada direktori A.
Perintah mv untuk memindah file
Perintah diatas melakukan memindahkan file ke direktori tertentu.
Perintah rm untuk menghapus file
Sedangkan pada percobaan diatas yaitu melakukan perintah untuk menghapus file pada direktori tertentu.

SYMBOLIC LINK
Membuat shortcut (file link)


MELIHAT ISI FILE
Percobaan diatas merupakan percobaan untuk melihat isi dari suatu file. Kita dapat menggunakan perintah$ file <nama file>.

MENCARI FILE
Perintah find
Perintah yang dilakukan pada percobaan diatas yaitu melakukan pencarian file dengan perintah $ find. 
Perintah which
Perintah yang dilakukan pada percobaan diatas yaitu melakukan pencarian file dengan perintah $ which.
Perintah locate
Perintah yang dilakukan pada percobaan diatas yaitu melakukan pencarian file dengan perintah $ locate.

MENCARI TEXT PADA FILE
Pada percobaan kali ini kita melkukan pencarian text yang terdapat pada filetertentu dengan menggunakan format perintah $ grep <keyword> <nama file>. Jika kita menggunakan *.txt pada nama file berarti mencari pada semua file yang berekstensi .txt.

KESIMPULAN DARI SEMUA PERCOBAAN
Saya tarik kesimpulan dari semua percobaan yang saya lakukan.
  1. Struktur direktori Linux dan Windows berbeda. Perbedaannya yaitu terdapat pada direktori teratas yanga ada di Linux dan di Windows, pada linux direktori teratasnya yaitu direktori root dengan symbol “/”. Sedangkan pada windows pada drive C:
  2. Untuk mengetahui direktori aktual dan parent direktori menggunakan perintah $ pwd
  3. Ada beberapa perintah dasar untuk melakukan manipulasi file seperti mengkopi file dengan perintah $ cp, memindah file dengan perintah $ mv dan menghapus file dengan perintah $ rm
  4. Untuk melihat isi file menggunakan perintah $ file <nama file>
  5. Mencari file dengan menggunakan perintah $ find, $ which, $ locate.

Perintah Dasar Linux Ubuntu 12.04

Berikut ini adalah beberapa perintah yang bisa digunakan di sistem operasi Ubuntu pada mode CLI, baik Desktop maupun Server, yang juga banyak untuk bisa digunakan pada distro yang lain.


1. sudo su
Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi
Sintaks sudo su
2. login
Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.
Sintaks : login namauser
Contoh : login adam
3. cd
Digunakan untuk berpindah direktori
Sintaks : cd alamat_direktori
Contoh : cd /var/www
4. pwd
Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.
Sintaks : pwd
5. ls
Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.
Sintaks : ls
6. cp
Digunakan untuk melakukan copy file.
Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan
Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www
7. mv
Digunakan untuk melakukan memindahkan, cut atau rename file.
Sintaks :
mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)
mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)
Contoh:
mv /etc/file1.txt /var/www
mv /etc/file1.txt file2.txt
8. mkdir
Digunakan untuk membuat folder baru.
Sintaks : mkdir nama_folder
Contoh : mkdir folder1
9. rmdir
Digunakan untuk menghapus folder.
Sintaks : rmdir nama_folder
Contoh : rmdir folder1
10. touch
Digunakan untuk membuat file baru.
Sintaks : touch nama_file
Contoh : touch file1.txt
11. rm
Digunakan untuk menghapus file.
Sintaks : rm nama_file
Contoh : rm file1.txt
12. more
Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file
Sintaks : more nama_fie
Contoh : more file1.txt
13. echo
Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.
Sintaks : echo “isi pesan” nama_file
Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt
14. adduser
Digunakan untuk menambah user baru.
Sintaks : adduser nama_user
Contoh : adduser adamkurniawan
15. addgroup
Digunakan untuk menambah group baru
Sintaks : addgroup nama_group
Contoh : addgroup grup1
16. lsusb
Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lsusb
17. lspci
Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lspci
18. lshw
Digunakan untuk melihat hardware komputer.
Sintaks : lshw
19. dmesg
Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
Sintaks : dmseg
20. top
Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.
Sintaks : top
21. cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.
Sintaks : more /proc/cpuinfo
22. meminfo
Digunakan untuk melihat status RAM
Sintaks : more /proc/meminfo
23. clear
Digunakan untuk membersihkan layar
Sintaks : clear
24. halt
Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : halt
25. reboot
Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : reboot
26. exit
Digunakan untuk keluar dari terminal.
Sintaks : exit
27. wget
Digunakan untuk mendownload via terminal
Sintaks : wget link_download
Contoh : wget www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe
28. ifconfig
Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.
Sintaks : ifconfig
29. apt-get
Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.
Sintax : apt-get nama_paket
Contoh :
apt-get update (untuk melakukan update repository)
apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)
30. tar
Digunakan untuk melakukan extract file.
Sintaks : tar [parameter] nama_file
Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz
31. nautilus
Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.
Sintaks : nautilus
Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)
32. df -h
melihat sisa kapasitas harddisk.
sintaks : df -h
33. who     
digunakan untuk melihat nama login kita.
sintaks : who      
34. cat          
digunakan untuk membuka file.
sintaks : cat        
contoh: cat test.txt
35. date 
melihat tanggal
sintaks : date
36. cal
melihat kalender
sintaks : melihat tanggal
37. hostname 
Menampilkan nama komputer.
sintaks: hostname 
38. free     
Melihat Free memory.
sintaks: free     
39. History
melihat perintah apa saja yang pernah dichotic
sintaks : History
40. deluser 
Menghapus user dari sistem
sintaks : deluser [nama user]

uname -r = Melihat kernel yang digunakan pada OS
uname -a = Informasi system kernel anda
cat /proc/cpuinfo = Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
cat /proc/interrupts = Melihat alamat interrupt yang dipakai.
cat /proc/version = Versi dari Linux dan informasi lainnya.
cat /proc/filesystems = Melihat filesystem yang digunakan.
cat /etc/printcap = Melihat printer yang telah disetup
finger username = Melihat informasi user, coba jalankan; fingerroot
last = Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
uptime = Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
ps (=print status)= Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
ps axu = Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
top = Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
apropos =  Untuk mencari perintah pada sistem operasi yang mempunyai fungsi yang sama.
chmod = Mengubah perizinan suatu direktori/file.
wc = Menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file .
man = Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX.
grep = Mencari isi suatu file di sembarang directori.
pwd = Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
ps = Digunakan untuk memonitor informasi tentang proses yang aktif dalam sistem UNIX.
kill =  Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
bc = Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator.
wall = Pengiriman pesan oleh super user.
:w di gunakan u/ menyimpan file or sama dengan (save).
:q digunakan u/ keluar dari editor tandan mentimpan file.
:wq digunakan u/ keluar dari editor sekaligus menyimpan file.

tail = Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file.
ls –l = Melihat semua file lengkap
ls -a = Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi
ls -f = Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses shorting
grep root /etc/passwd =  Mencari kata atau kalimat dalam file

Senin, 19 Agustus 2013

cara menggunakan VMware workstation

dalam posringan ini saya ingin share cara penggunaan vmware workstation yang berguna untuk virtualisasi,mudah-mudahan postingan ini bermanfaat untuk anda dan caranya seperti dibawah ini:





 langkah pertama kita buka dulu program vmware,kemudian klik file (di pojok kiri atas)
kemudian new virtual machine wizard maka akan tampil seperti dibawah ini

 kemudian pilih typical dan klik next untuk lanjut 

lalu tentukan kita akan mengambil file untuk virtualisasi dimana (misalnya win xp.linux dll) 
di DVD atau file iso disini saya memilih file iso,klik browse untuk memilih filenya


 pilih opensuse 11.3 klik open


 klik next saja untuk lanjut 

 karena disini saya memakai linux opensuse jadi kita pilih linux dan versinya suse linux
klik next untuk lanjut
 ini adalah menentukan dimana kita ingin menyimpan file dari virtualisasi ini 
klik browse untuk menentukanya jika sudah klik next 

 saya menaruhnya di local disk D folder suse

 atur anda ingin memakai harddisk sebesar berapa jika sudah klik next


 klik finish dan virtualisasi akan segera berjalan seperti gambar dibawah ini



Pengertian VMWare


PENGERTIAN VMWARE

Vmware adalah suatu perangkat lunak yang dapat menciptakan atau menyimulasikan PC barau, yang disebut mesin virtual.

Perangkat keras yang terdapat di dalam mesin virtual sama seperti perangkat keras yang yang dipakai PC, misalnya CPU, RAM, harddisk, keyboard, mouse, CD/ DVD ROM, soundcard. Kata lain PC di dalam PC.

Sistem operasi yang diinstal melalui vmware disebut guest operating system (sistem operasi tamu). Sistem operasi tersebut dapat dijalankan berdampingan dengan sistem operasi utama atau host operating system, yaitu sistem operasi di mana vmware didinstal. Pada proses instalasi sistem operasi guest, harrdisk tidak perlu dipartisi karena vmware telah mengaturnya dengan sangat mudah sehingga data tidak perlu dikhawatirkan akan hilang. Instalasinya sama seperti menginstal pada komputer biasa.

Sistem vmware dapat dibangun di atas Windows dan Linux. Oleh karena itu, salah satu sistem operasi harus dipilih untuk menjadi host operating system (sistem operasi utama). Jika ingin memebuat Linux sebagai sistem operasi guest, maka harus menginstal Windows terlebih dahulu, kemudian instal vmware pada sistem operasi Windows, setelah itu di atas vmware instal Linux sebagai sistem operasi guest sesuia dengan keinginan. Ataupun sebaliknya.


MANFAAT VMWARE

Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh bila menggunakan vmware, antara lain:

1. untuk keperluan uji program (trial and error), tidak perlu me-restart PC untuk beralih system operasi (dual boot) atau berpindah computer.
2. Dapat mengembangkan peranti lunak multiplatform dengan cepat karena adanya lebih dari system operasi yang berjalan bersamaan.
3. Dapat menambah intensitas penggunaan computer tanpa harus memebeli atau menambah computer.
4. bermigrasi dengan mudah dari satu system operasi ke system operasi lain tanpa harus takut kehilanagan data karena salah partisi
5. dapat membuat jaringan antar PC dengan mesin virtual walaupun PC tidak terpasang Network card maupun hub atau switch. VMware akan secara otomatis menyediakannya.
6. vmware memeberikan fleksibilitas penggunaan system operasi secara bersamaan, sehingga bias mempelajari system operasi yang berbeda tanpa harus kehilanagn banyak waktu.

KEBUTUHAN HARDWARE

Virtual machine berjalan pada VMware seperti computer yang sesungguhnya (physical computer) sehingga untuk menjalankannya harus didukung dengan system yang memadai

Syarat minimal hardware adalah sebagai berikut:

1. Processor dengan clock speed 400 MHz atau lebih.
2. Memori dengan kapasitas minimal 128 MB, direkomendasikan 256 MB.
3. Display adapter (VGA)

- Display adapter lebih besar dari 256 color (8 bit).

4. Disk Drive

- 20 MB ruang kosong untuk instalasi dasar.

- Minimal 500 MB ruang kosong pada disk untuk setiap system operasi guest dan software aplikasi yang diinstal di dalamnya..

- IDE atau SCSI harddisk dan CDROM

5. Local Area Network (opsional)

- Ethernet chard yang didukung oleh system operasi utama

- Non Ethernet network yang menggunakan built in NAT (Network Address Translation) atau menggunakan host only networking

6. peripheral lain yang mendukung 1 unit computer.

SISTEM OPERASI UTAMA

VMware tidak dapat diinstal pada semabarang system. Pada platform Microsoft Windows, minimal memerlukan browser Internet Explorer versi 4.0 atau yang lebih tinggi untuk menampilkan fasilitas bantuan. Berikut adalah beberapa system operasi windows yang dapat digunakan sebagai system operasi utama:

1. Windows XP Professional dan Windows XP Home Edition.
2. Windows 2000 Professional, Windows 2000 Server dan Windows 2000 Advanced Server.
3. Windows NT 4.0 Workstation dan Windows NT 4.0 Server.

Untuk platform Linux, vmware mensyaratkan adanya glibc versi 2 atau yang lebih tinggi dan kernel 2.0.32 atau yang lebih tinggi.

Sumber : http://ninoicecompanies.blogspot.com/2012/12/apa-itu-vmware.html

Senin, 22 Juli 2013

Macam-macam antena jaringan

  1. Antena grid 
antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer,sudut pola pancaran antena ini lebih fokus pada titik  tertentu sesuai pemasangannya.
komponen penyusunya yaitu :
1. reflektor
2. pole
3. jumper, fungsinya menghubungkan antena dengan radio.



antena grid ada 2 macam dengan frekunsi yang berbeda yaitu 5,8 Ghz dan 2,4 Ghz
perbedaan terdapat pada pole nya.
gambar antena grid 5,8 Ghz

gambar antena grid 2,4 Ghz

2.antena sectoral
antena sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectoral,yang juga di gunakan untuk access point to serve a point-to-multi-point (P2MP) links.dapat menampung hingga 5 client.beberapa antena sectoral di buat tegak lurus dan ada juga yang horizontal.
antena sectoral 

  3. Antena flat 

fungsinya sama seperti antena grid yaitu memfokuskan ke satu titik.
antena ini hanya di gunakan untuk jarak yang dekat dan tidak untuk jarak yang jauh,karena frequency nya kecil.
gambar antena flat
4. Antena rocket
fungsi nya point-to-point memiliki jangkauan sinyal yang jauh,produk wireless ubiquiti.menggunakan radio rocket M5,cara settinganya menggunakan browser.

gambar antena roket 30dBi 5,8 Ghz




5. antena omnidirectional
antena omnidirectoral yaitu jenis antena yang memiliki pola pemancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama,untuk menghasilkan cakupan area yang luas.

antena omnidirectional



6.antena omni slotted maveguide
antena omni slotted maveguide ini merupakan salah satu antena omnidirectoral untuk memancarkan sinyal wireless LAN 2,4 Ghz,dengan polarisasi horizontal.memiliki kemampuan yang sangat bagus dan mampu meningkatkan jangkauan yang lebih jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar